IDN Times/Axel Jo Harianja
Dinno menjelaskan alasan mereka menolak pemberian penghargaan itu karena hingga hari ini, Jokowi belum menunjukkan suatu produk penuntasan kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).
"Bahkan, teman-teman Aksi Kamisan sampai sekarang masih konsisten terus memperjuangkan itu (kasus HAM)," katanya di Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, Senin (23/9).
Ditambah lagi, lanjut Dinno, permasalahan tahun 1998 tentang kemanusiaan belum ada yang tuntas, khususnya tentang 12 Mei 1998 Trisakti.
"Belum ada sama sekali sikap dari pemerintah yang memang menuntaskan, atau sampai sekarang kita gak pernah tahu siapa sih pelakunya?" katanya.
"Bahkan, kesejahteraan keluarga korban dari 12 Mei 1998 itu belum sejahtera. Artinya pemerintah sampai hari ini belum ada produk sama sekali tentang perjuangan reformasi," sambung Dinno.