Kursi Wagub DKI Terus Digantung DPRD, Anies Cuma Bisa Pasrah

Jakarta, IDN Times - Penantian Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam mencari pengganti Sandiaga Uno sebagai wakil gubernur menemukan jalan terjal.
Sebab, hingga saat ini prosesnya masih tertahan di DPRD DKI Jakarta.
1. DPRD masih dalam proses membentuk pansus

Sekretaris Dewan DPRD DKI, Muhammad Yuliadi mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang dalam proses membuat panitia khusus (Pansus) untuk mengawasi jalannya pemilihan wakil gubernur.
"Rapimgab akan dibentuk pansus, di pansus itu kan akan ada perwakilan masing-masing fraksi. Kita sudah bikin surat ke fraksi-fraksi," ujar Yuliadi di Jakarta, Kamis (27/3).
2. Baru dua fraksi kirimkan nama

Yuliadi menjelaskan bahwa hingga saat ini baru dua fraksi saja yang sudah mengirimkan nama untuk menjadi anggota Pansus yakni fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Nasional Demokrat (Nasdem).
"Hanura sudah Ongen Sangaji, Nasdem pak Bestari," kata dia.
3. Anies cuma bisa berharap

Anies cuma bisa berharap proses pemilihan wakil gubernur tak berlarut-larut hingga Pilpres 2019 yang akan berlangsung tiga minggu lagi. Ia pun berdoa agar bisa segera mendapatkan wakil gubernur pengganti Sandiaga.
"Kita doakan mudah-mudahan cepat selesai," ucapnya.
4. Seluruh calon wagub merupakan kader PKS

Pada Senin, 4 Maret 2019 Anies telah bersurat kepada DPRD DKI guna menyampaikan dua nama calon wakil gubernur.
Kedua nama tersebut adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Nama-nama tersebut merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hasil uji kepatutan dan kelayakan yang diselenggarakan beberapa waktu lalu.



















