Tahun 2019 ini, RE Day menjalin kerja sama dengan melibatkan beberapa pihak, di antaranya:
- TMLEenergy dan Ferntech GmbH, mengembangkan energi terbarukan melalui peningkatan sistem pemantauan dan pengendalian PLTS hibrida.
- PLN UIKL Sulawesi, Meteocontrol GmbH, dan GIZ Indonesia, mengoptimisasi penetrasi pembangkit variabel energi terbarukan melalui teknologi perikanan performa pembangkit yang lebih akurat.
- PLN Enjiniring, Fichtner GmbH, dan Co.KG, bekerja sama mengenai sistem dan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan, terutama dalam penetrasi energi terbarukan ke dalam jaringan listrik.
- PLN Enjiniring dan STEAG GmbH, mendesain dasar dan rinci untuk pembangkit listrik energi terbarukan.
- PLN Enjiniring dan GIZ Indonesia, mempromosikan penggunaan energi terbarukan melalui pengembangan kemampuan teknis.
Sementara itu, Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Dr. Peter Schoof, menyatakan sudah menjadi tugas penting Jerman mendukung peranan energi terbarukan yang bermanfaat bagi perekonomian Indonesia.
“Senang sekali saya di sini untuk membuka acara Renewable Energy Day ke dua kalinya tahun ini. Sebagai salah satu negara terbesar di Uni Eropa merupakan tugas penting bagi saya tentunya untuk menawarkan dan memberikan saran dan masukan dan juga keahlian sisi Jerman. Mendukung peranan ebt sangat bermanfaat dan berguna, khususnya untuk Indonesia. Jerman sangat menyarankan Indonesia mengembangkan ebt karena akan sangat mendukung pencapaian ekonomi membantu negara ini ke depannya,” pungkasnya.
Senada dengan Peter, Direktur Program Energi untuk Indonesia/ASEAN GIZ, Dr. Rudolf Rauch mendukung energi terbarukan diimplementasikan para sektor swasta.
“RE Day hari ini adalah memajukan bersama dalam pengembangan energi terbarukan, Pemerintah Jerman dari GIZ dan pemerintahan Indonesia, EBTKE, juga dari PLN serta sektor swasta. Transisi energi tidak bisa kita hindari. Dengan begitu, kita berniat untuk menjadi katalis untuk mendorong sektor swasta dan publik untuk berkomitmen bersama dengan para perusahaan-perusahaan pioneer,” ujarnya.