Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengincar kasus dugaan suap dalam pemilihan rektor di sebuah Perguruan Tinggi Negeri. Menurut Ketua KPK Agus Rahardjo, lembaganya melihat ada yang tidak transparan dalam pemilihan orang nomor satu di universitas milik pemerintah.
Dilansir Liputan6.com, (26/10), Agus pun meminta Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir untuk memperhatikan masalah suap ini. Agus mengatakan hal tersebut dalam pembukaan seminar nasional Anti Corruption Summit (ACS) 2016 yang dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta dihadiri Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubowono X, dan Rektor UGM Dwikorita Karnawati.
Sesaat setelah Agus mengatakan itu, peserta seminar yang berjumlah ratusan orang langsung bergemuruh bertepuk tangan. Agus juga meminta Nasir untuk memperbaiki tata kelola perguruan tinggi, termasuk tata kelola keuangan, tata pengadaan yang lebih baik.
