Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

KPAI Minta Polisi Pulangkan Ratusan Anak yang Diamankan karena Demo

IDN Times/Dini Suciatiningrum
IDN Times/Dini Suciatiningrum

Jakarta, IDN Times - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta agar ratusan anak yang masih diamankan polisi, dikembalikan ke orang tua mereka dalam waktu 24 jam setelah kejadian aksi demo di depan Gedung DPR, Rabu (25/9) kemarin.

Komisioner KPAI Putu Elvina mengatakan, merujuk pada Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak Pasal 30, penangkapan anak untuk keperluan penyidikan hanya 24 jam.

"Kalau dihitung saat ini sudah berlaku 24 jam sejak kerusuhan, sehingga polisi sudah menentukan status pelajar yang diamankan. Jika tidak bersalah maka dipulangkan namun bila ada indikasi pidana maka anak harus dititipkan di tempat penitipan SMP Handayani atau Balai Rehabilitasi milik Kemensos," ujar Komisioner KPAI, Putu Elvina

"Kalau dihitung saat ini sudah berlaku 24 jam sejak kerusuhan, sehingga polisi sudah menentukan status pelajar yang diamankan. Jika tidak bersalah maka dipulangkan, namun bila ada indikasi pidana maka anak harus dititipkan di tempat penitipan SMP Handayani atau Balai Rehabilitasi milik Kemensos," ujar Putu Elvina di gedung KPAI, Jakarta, Kamis (26/9).

Menurut Putu, jika anak tersebut masih diamankan polisi, akan rentan pelanggaran HAM.

Sementara itu, Komisioner KPAI Jasra Putra menambahkan, saat ini masih ada beberapa anak dimintai keterangan. Seperti di Polda Metro Jaya terdapat 69 anak, Polres Jakarta Barat 144 anak, Polres Cibinong 122 anak, dan Polresta Bekasi dan Polsek jajarannya sebanyak 287 anak.

"Jika terindikasi anak berhadapan dengan hukum, maka kami menyarankan agar dikembalikan ke orang tua agar dibina atau diversi, agar anak tetap sekolah," ucap Jasra.

Pada kesempatan ini KPAI juga mengungkapkan, berdasarkan hasil temuan mereka di lapangan, banyak pelajar yang mengaku tidak tahu akan diajak demonstrasi. 

"Setelah kami tanya ternyata mereka ikut demo karena ajakan dari media sosial, seperti Instagram dan WhatssApp. Tetapi, ada juga yang tidak tahu diajak untuk demo, mereka tahunya diajak jalan-jalan ke pusat kota dan dapat makan dan minum," cerita Komisioner KPAI bidang Pendidikan Retno Listyarti.

Share
Topics
Editorial Team
Dini Suciatiningrum
EditorDini Suciatiningrum
Follow Us

Latest in News

See More

Ipsa mollitia quibusdam minus et et ducimus dolore id sint velit nes

30 Jan 2026, 16:08 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews