Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ketua DPRD DKI Ungkap Penyebab Pemilihan Wagub Jalan di Tempat

Ketua DPRD DKI Ungkap Penyebab Pemilihan Wagub Jalan di Tempat
IDN Times/Gregorius Aryodamar P
Share Article

Jakarta, IDN Times – Sudah 188 hari DKI Jakarta tak memiliki wakil gubernur sepeninggal Sandiaga Uno yang memutuskan maju sebagai calon wakil presiden berpasangan dengan calon presiden Prabowo Subianto.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengungkapkan, salah satu penyebab tertundanya pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru karena saat ini tahun politik.

  1. 1.Anggota dewan dinilai sibuk masing-masing

    IDN Times/Gregorius Aryodamar P
    IDN Times/Gregorius Aryodamar P

    Pras, sapaan akrabnya, menilai tahun politik jadi salah satu faktor penunda proses pemilihan wakil gubernur yang baru. Sehingga seluruh anggota dewan sedang sibuk masing-masing.

  2. 2.Pembahasan wagub diprediksi baru dilaksanakan setelah Pilpres

    Dok.IDN Times/Istimewa
    Dok.IDN Times/Istimewa

    Prasetyo memprediksi bahwa pembahasan wakil gubernur baru akan kembali berlanjut setelah Pemilihan Presiden 2019. Ia menilai bahwa Pilpres yang menyisakan 15 hari lagi membuat para anggota dewan lebih fokus menyosialisasikan diri sendiri agar terpilih lagi dan mengkampanyekan pasangan capres-cawapres.

    “Jadi gak mungkin buat mereka  (setelah) turun (ke) lapangan masuk lagi ke sini (DPRD). Ini setelah tanggal 17 kali,” jelasnya.

  3. 3.Ketua DPRD DKI kasihan pada Anies Baswedan yang masih sendiri

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

    Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini pun merasa kasihan dengan Anies Baswedan yang hingga saat ini masih sendirian. Ia pun berharap agar proses penggantian Wagub DKI bisa selesai lebih cepat.

    “Mudah-mudahan bisa (dikebut) sebelum periode kerja anggota dewan berakhir pada Agustus) lah. Kasihan juga pak Anies kalau sendirian,” ujar Prasetyo.

  4. 4.Pansus pemilihan Wagub DKI belum selesai dibentuk

    IDN Times/Gregorius Aryodamar P
    IDN Times/Gregorius Aryodamar P

    Sekretaris Dewan DPRD DKI, Muhammad Yuliadi mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang dalam proses membuat panitia khusus (Pansus) untuk mengawasi jalannya pemilihan wakil gubernur.

    "Rapimgab akan dibentuk pansus, di pansus itu kan akan ada perwakilan masing-masing fraksi. Kita sudah bikin surat ke fraksi-fraksi," ujar Yuliadi di Jakarta, Kamis (27/3). 

    Yuliadi menjelaskan bahwa hingga saat ini baru dua fraksi saja yang sudah mengirimkan nama untuk menjadi anggota Pansus yakni fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Nasional Demokrat (Nasdem).

    "Hanura sudah Ongen Sangaji, Nasdem pak Bestari," kata dia.

  5. 5.Dua calon wakil gubernur merupakan kader PKS

    Instagram/@agungy
    Instagram/@agungy

    50 hari yang lalu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra  mengumumkan dua nama cawagub hasil uji kepatutan dan kelayakan. Dua nama itu yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Agung dan Syaikhu dipilih berdasarkan hasil rekomendasi tim panelis. 

    "Dua nama yang akan disampaikan ke Gubernur nanti Insya Allah adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu," ujar Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo.

    Agung Yulianto adalah Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta sedangkan Syaikhu merupakan mantan Wakil Wali Kota Bekasi 2013-2018 dan calon Wakil Gubernur Jawa Barat dalam Pilkada Jabar 2018 yang kini maju sebagai calon anggota DPR RI daerah pemilihan Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.

Share Article
Editorial Team

Latest in News

See More