Malang, IDN Times - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dr. Hasto Wardoyo mengatakan, bom bayi lebih berbahaya dibandingkan dengan bom yang sesungguhnya.
Hal itu merujuk dari istilah generasi Baby Boomers yang biasanya dalam satu keluarga memiliki anak lebih dari dua. Menurut Hasto, karena bom bayi, sebanyak 15 ribu ibu hamil meninggal dalam kurun waktu satu tahun.
"Bom bayi lebih berbahaya dari bom sesungguhnya. Ibu hamil melahirkan tidak boleh meninggal, karena orang hamil orang normal, bukan orang sakit. Orang sakit sulit hamil, orang hamil orang sehat," kata Hasto di SMAN 1 Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (17/7).
