Kenalkan Pertanian Sejak Dini, Kementan dan OASE Ajak Anak-anak Menanam

Batam, IDN Times – Tumbuh kembang anak sangat penting untuk diperhatikan pada rentang usia 1 hingga 12 tahun. Pada fase ini, setiap hal yang dipelajari anak akan membentuk karakternya hingga dewasa. Tidak hanya akademik atau pelajaran yang diterima di sekolah formal, mengenalkan dan mengedukasi anak tentang alam juga penting, salah satunya mengenai pertanian.
Untuk memupuk kecintaan terhadap pertanian sejak dini, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja) memperkenalkan gerakan gemar menanam cabai dan tanaman produktif lainnya kepada anak-anak TK Negeri Pembina 2 Batam Kota. Kegiatan tersebut sekaligus sebagai rangkaian kunjungan kerja Ibu Iriana Joko Widodo dan Hj. Mufidah Jusuf Kalla di Batam-Kepulauan Riau.
Salah satu anggota OASE Bidang Lingkungan Hijau sekaligus istri dari Menteri Pertanian, Martati Amran Sulaiman, mengatakan aktivitas menanam akan memberikan dampak positif pada anak usia dini. Pertanian mengajarkan nilai kerja sama dan proses yang penting untuk dipahami anak-anak.
“Pengenalan dan edukasi pertanian memang sebaiknya diterapkan sejak dini sehingga memunculkan kecintaan anak - anak terhadap pertanian, mengingat mereka adalah generasi penerus pembangunan pertanian,” ungkap Martati di sela-sela kegiatannya menanam cabai bersama anak-anak.
1. Manfaat kegiatan menanam begitu banyak

Martati mengungkapkan kegiatan menanam ini sejalan dengan misi OASE Kabinet Kerja, yakni menciptakan Indonesia yang bersih dan hijau untuk generasi yang lebih baik. Edukasi di bidang pertanian dapat membentuk pola pikir yang positif bagi anak-anak.
“Kegiatan menanam langsung seperti ini akan mengajarkan banyak hal serta membentuk karakter penting pada anak, mulai dari kedisiplinan, kesabaran, hingga bagaimana kita harus kerja keras untuk menghasilkan sesuatu yang diharapkan,” ungkap Martati.
2. Kegiatan menanam menjadi aspirasi baru bagi anak-anak di Batam

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi berharap kegiatan tersebut dapat menjadi aspirasi baru bagi anak-anak di Batam. Ia mengaku kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian telah diterapkan di wilayahnya sejak tahun lalu. Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan semua pihak dapat lebih semangat menanam dalam memanfaatkan lahan.
“Sejak tahun lalu kami mewajibkan setiap rumah harus punya tanaman yang berfungsi atau berguna untuk kebutuhannya sehari-hari, salah satunya cabai. Dengan Ibu Iriana Jokowi datang ini, kami harap bisa memengaruhi motivasi kita semua untuk menanam di perkarangan rumah,” ungkap Rudi.
Tidak hanya berkesempatan menanam cabai, Ibu Negara beserta para anggota OASE KK lainnya juga menyaksikan senam bersama dan ikut melakukan praktik cuci tangan serta membuat lubang biopori untuk penyerapan air. Atas kunjungan tersebut, Kepala Sekolah TK Negeri Pembina 2 Batam Kota, Habibah berharap kegiatan ini dapat memberi semangat dan manfaat tersendiri bagi sekolah yang dipimpinnya.
“Kami sangat senang dengan kehadiran Ibu Negara dan rombongan, semoga kunjungan ini dapat memberi semangat tersendiri bagi anak-anak, ke depan kami berharap kegiatan ini dapat terus diterapkan dan ditingkatkan, anak-anak juga dapat belajar manfaat-manfaatnya,” ungkap Habibah.



















