Bandung, IDN Times - Kondangan atau pesta pernikahan tidak hanya menyisakan cerita bahagia bagi pengantin dan tamu. Namun, hal miris tentang banyak makanan tersisa dan terbuang percuma menjadi sampah sudah biasa kita lihat.
Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Djati Witjaksono Hadi menyoroti hal tersebut saat acara ECoFest di Bandung, Minggu (29/9). Mengapa lantas soal makanan tersisa saat kondangan muncul dalam acara itu?
"Kalau kita lihat di pesta pernikahan, orang ingin mencoba dan kemudian mengambil semua makanan. Baru coba sesendok, dua sendok, kemudian makanan ditumpuk (ditinggalkan). Ini mubazir. Mau dikemanakan sampah ini?" tutur Djati.
Djati mengatakan, kebetulan aula di kantor KLHK sering dipakai untuk pesta pernikahan. Ia dan ASN KLHK yang lain pun kerap mendapati hal mubazir tersebut.
