IDN Times/Irfan fathurohman
Menko Polhukam, Wiranto, dua hari yang lalu, Rabu (27/3) di Hotel Grand Paragon mengatakan negara Indonesia masuk ke dalam jajaran negara paling aman di seluruh dunia menurut lembaga riset dan survei global, Gallup.
Dalam Gallup’s Law and Order Report 2018, Indonesia mengantungi skor 89 dan berada di posisi ke-9 negara dengan tingkat ketertiban dan hukum tertinggi.
“Kalau memang Pak Wiranto omong kosong, Pak Jokowi omong kosong, saya akan berbicara penilaian luar negeri sekarang. Luar negeri itu gak bisa dibayar untuk mengatakan kita baik itu gak bisa. Dia profesional. Lembaga internasional sudah menyatakan Indonesia negara kesembilan teraman di dunia. Kenyataan, kita harus bangga,” ucap Wiranto.
Indonesia berada satu atas Denmark dan setingkat di bawah Kanada. Ada pun posisi puncak dipegang Singapura dengan skor 97, diikuti oleh Norwegia, Islandia, dan Finlandia yang masing-masing berbagi skor sama 93.
Dalam riset berbasis data survei itu, Gallup menyertakan lebih dari 148.000 orang dewasa sebagai responden dari 142 negara berbeda untuk diwawancarai. Survei digelar pada 2017 lalu dengan margin of error kurang lebih 2-5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei Gallup dimaksudkan untuk mengukur seberapa besar kepercayaan publik terhadap tingkat keamanan dan penegak hukum di sebuah negara. Setidaknya ada empat pertanyaan diajukan pewawancara kepada responden.
Pertama, seberapa percaya terhadap polisi lokal? Kedua, apakah merasa aman berjalan sendirian saat malam hari? Ketiga, apakah Anda atau keluarga Anda pernah dicuri uang atau harta bendanya dalam setahun terakhir? Terakhir, apakah pernah dirampok?
Dari data survei, diketahui bahwa dua dari tiga orang di dunia merasa percaya dengan polisi lokal atau sekitar 69 persen responden dan merasa aman bepergian sendiri saat malam hari. Sebanyak 13 persen responden atau satu dari delapan orang mengatakan pernah kecurian dalam setahun terakhir. Sebanyak 5 persen lainnya mengaku pernah diserang atau dirampok.
Dengan skor 44, Venezuela menempati posisi terendah, diikuti Afghanistan (45) dan Sudan Selatan (54). Ini kali kedua secara berturut-turut Venezuela berada di posisi buntut survei Gallup. Tahun lalu, Venezuela berbagi spot itu bersama Afganistan dengan skor 45.