Ke Pesantren Atthohiriyyah, Ma'ruf Amin: Ayah Pernah Mondok di Sini

Jakarta, IDN Times - Calon wakil presiden Ma'ruf Amin bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Atthohiriyyah di Jalan Raya Cilegon, Pelamunan, Serang, Banten, Sabtu (6/4).
"Pesantren ini bersejarah karena ayah saya dulu sebelum ke Makkah pernah pesantren di sini," kata Ma'ruf Amin dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times, Sabtu (6/4).
1. Banyak ulama lahir dari Pondok Pesantren Atthohiriyyah

Ma'ruf Amin mengatakan Pondok Pesantren Atthohiriyyah sudah sangat tua dan banyak memiliki ahli kitab kuning.
"Alumninya di sini ulama-ulama semua karena itu menjadi penting bertemu dengan mereka, di belakang mereka ribuan umat dan banyak lagi. Jadi mereka salah satu simpul di Banten yang punya umat besar di belakangnya," kata Ma'ruf.
2. Ulama harus mengeluarkan umat dari kegelapan menuju cahaya

Dalam tausiyahnya di pondok pesantren tersebut, Ma'ruf mengatakan salah satu peran ulama adalah mengeluarkan umat dari kegelapan menuju cahaya.
"Saya pesan ke masyarakat supaya anaknya dikirim ke pesantren, sebab mereka akan melanjutkan tugas ulama," kata Ma'ruf.
3. Dihadiri ulama-ulama Banten

Acara silaturahmi bersama Ma'ruf Amin ini dihadiri para ulama dan kiai, di antaranya Ketua PWNU Banten, KH. Bunyamin dan Mustasyar PBNU KH. Manarul Hidayat. Hadir pula para pengasuh Pendok Pesantren Atthohiriyah, seperti KH. Ulfi Zaini Thohir, KH. Murtadho, KH. Hidayatuddin Amin, dan KH. Muhtadi Zaini Thahir.



















