Tangerang Selatan, IDN Times - Dewan Mahasiswa (Dema) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN Jakarta), mendatangi markas Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan untuk meminta polisi membuka secara terang soal simpang-siurnya kronologi kejadian tewasnya mahasiswi UIN Jakarta bernama Niswatul Umma yang terlindas truk tanah di kawasan Bintaro.
Di kedatangannya ke Mapolres Tangsel, Ketua Dema UIN Jakarta, Sultan Rivandi, menilai ada kejanggalan dalam kasus tersebut. Salah satunya pernyataan polisi bahwa korban yang lalai hingga mengakibatkan kecelakaan itu.
