Jakarta, IDN Times - Kabut asap yang kian pekat mengancam kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. Akibat kabut asap, kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Pol Didi Haryono, 504 ribu warga terutama anak-anak terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
“Dari data kami dapat 504.000 orang terutama anak-anak terdampak ISPA. Tidak hanya itu, hilangnya keragaman hayati serta terganggunya aktivitas ekonomi akibat pembatalan penerbangan baik internasional maupun domestik, di mana terjadi hampir di sebagian pulau besar Indonesia khususnya Sumatera, Jawa, dan Kalimantan,” kata Didi menerangkan dampak kabut asap, seperti dilansir Antara, Sabtu (28/9).
Menurut Didi, Kalimantan Barat sebagai salah satu provinsi sebagai penyumbang asap terbesar di Indonesia. Ia menjelaskan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sangat berdampak bagi ekonomi Indonesia. Diperkirakan kerugian Indonesia akibat karhutla mencapai Rp220 triliun.
