Aksi demo yang berakhir ricuh itu menyebabkan sembilan orang meregang nyawa. Empat orang di antaranya tewas diduga karena peluru tajam, sementara sisanya tidak diketahui lantaran pihak keluarga korban tidak ingin mereka diotopsi.
Brigjen Pol Dedi Prasetyo yang saat itu masih menjabat sebagai Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri menjelaskan, salah satu korban tewas dalam aksi kerusuhan 21-22 Mei yakni Harun Al Rasyid, diduga ditembak dengan menggunakan senjata api berjenis Glock 42.
Berdasarkan keterangan saksi, pelaku kata Dedi diduga menyimpan senjata itu di dalam baju yang ia kenakan.
Polisi juga telah mengantongi ciri-ciri dari pelaku penembakan. Ciri-ciri pelaku itu diperoleh dari keterangan saksi yang melihat insiden penembakan tersebut.
"Dari keterangan para saksi ada seseorang yang kurang lebih tinggi sekitar 175 cm, rambut agak panjang lurus, kurus, menggunakan sabuk, menembak dengan tangan kiri," ungkap Dedi dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (5/7).
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Suyudi Ario Seto mengatakan, pistol yang digunakan pelaku merupakan senjata non-organik Polri dengan berwarna hitam. Selain itu, polisi juga menemukan proyektil berukuran 9x17 milimeter dari tubuh Harun.
Suyudi melanjutkan, tembakan itu juga berasal dari sisi kanan yang berdekatan dengan Flyover Slipi, Jakarta Barat.
"Penembakan jarak kurang lebih 11 meter dari sisi kanan. Orang yang diduga melakukan penembakan itu ada di sisi kanan, yang mana di sisi kanan ini adalah ruko-ruko di dekat Flyover Slipi," kata Suyudi.
Hal yang sama juga menimpa korban bernama Abdul Azis. Ia juga tewas akibat peluru tajam dan diduga dilakukan oleh orang tak dikenal.
"Abdul Azis yang ditemukan kurang lebih 100 meter dari Asrama Brimob, Petamburan, Jakarta Pusat juga diduga dilakukan oleh orang tak dikenal. Ditemukan proyektil di badannya 5,56 milimeter," jelasnya.
Namun hingga penghujung 2019, Polri belum juga mengungkap siapa pelaku yang menewaskan beberapa korban penembakan tersebut.