Jakarta, IDN Times - Capres petahana Joko "Jokowi" Widodo membantah gencar melakukan pembangunan infrastruktur agar bisa meraih suara demi kepentingan pemilu 2019. Menurut Jokowi, kalau memang sejak awal ia hanya ingin meraih elektoral ketika pesta demokrasi kemarin, maka pihaknya hanya akan fokus untuk membangun Pulau Jawa saja.
"149 juta penduduk kita ada di Pulau Jawa. Kalau mau elektoral, bangun saja daerah Jawa. Tapi, kan sejak awal hitung-hitungan elektoral tidak menjadi pertimbangan," kata Jokowi ketika diwawancarai untuk program Mata Najwa yang tayang di Trans 7 pada Rabu malam (24/4).
Salah satu alasan ia aktif membangun infrastruktur yaitu adanya ketimpangan pembangunan antara Indonesia bagian barat dengan timur. Ia menjelaskan membangun wilayah tertentu karena memang di sana dibutuhkan infrastruktur.
"Kalau nanti di sana timbul elektoral usai dibangun, itu isu lain," kata mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Lalu, apakah Jokowi akan melakukan diskriminasi terhadap daerah yang mayoritas tidak memilihnya sebagai Presiden dalam pemilu 17 April lalu?
