Jakarta, IDN Times - Kepala Kampanye JATAM Melky Nahar mengatakan, bencana banjir bandang yang menerjang Kabupaten Lebak, Banten salah satunya karena rusaknya alam yang disebabkan oleh kegiatan pertambangan PT Antam di kawasan Hutan Gunung Halimun Salak.
Melky menjelaskan, sejak PT Antam melakukan pertambangan di kawasan Hutan Gunung Halimun Salak, ada alih fungsi lahan yang cukup besar dan belum ada pengembalian fungsinya hingga saat ini.
"Artinya ada dosa masa lalu gitu loh yang dilakukan oleh korporasi milik negara, dalam hal ini PT Antam itu sendiri, yang tidak melakukan rehabilitasi," tutur Melky saat dihubungi IDN Times melalui telepon, Kamis (9/1).
