Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator bidang politik, hukum dan keamanan, Mahfud MD pada Senin siang (2/12) mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia mengatakan hendak memperbarui data harta kekayaannya ke komisi antirasuah usai ditunjuk oleh Presiden Joko "Jokowi" Widodo menjadi Menkopolhukam pada (23/10) lalu.
Di dalam gedung KPK, Mahfud ditemui oleh Sekretaris Jenderal komisi antirasuah, Cahya Hardianto Harefa.
"Saya ke sini untuk memenuhi kewajiban sebagai pejabat negara untuk melaporkan harta kekayaan pejabat. Saya kan melapor terakhir pada tahun 2013 lalu, tentu ada peningkatan (harta kekayaan)," ujar Mahfud di gedung Merah Putih KPK.
Padahal, sebelum dilantik menjadi Menkopolhukam, mantan Menteri Pertahanan itu pernah juga diangkat oleh Presiden Jokowi sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada 2018 lalu. Namun, sayangnya saat dicek data atas nama Mahfud ketika jadi ketua dewan pengarah BPIP, tidak ditemukan.
Lalu, apa respons Mahfud ketika namanya tidak tercantum di dalam sistem ketika duduk sebagai ketua dewan pengarah BPIP?
