Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ine Febrianti Ajak Pelajar Yogya Cegah Penyebaran Paham Terorisme

IDN Times/Daruwaskita
IDN Times/Daruwaskita

Bantul, IDN Times - Artis Ine Febrianti kini juga disibukkan sebagai salah satu duta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT. Dalam satu tahun, setidaknya pemain film Nay ini harus berkeliling ke 32 titik, mengajak generasi millennial untuk melawan penyebaran paham terorisme.

1. Anak remaja paling rentan terpapar paham terorisme lewat medsos‎

IDN Times/Daruwaskita
IDN Times/Daruwaskita

Ine menilai, kemajuan teknologi dan semakin terjangkaunya harga gawai membuat media sosial sangat rentan digunakan oleh pelaku terorisme untuk menyebarkan paham radikalisme. Hal ini membuat Ine mengajak generasi millennial di setiap provinsi membuat sebuah video pendek melawan penyebaran paham terorisme.

"Kita tahu, saat ini generasi muda menjadi sasaran empuk untuk dijadikan target penyebaran paham radikalisme dan terorisme melalui media sosial, sehingga harus dilawan juga melalui media sosial dengan mengunggah video pendek anti terorisme," kata Ine dalam acara Workshop Video Pendek, Pelibatan Pelajar SMA dan Sederajat dalam Pencegahan Terorisme di Rose Inn Hotel, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (21/3).

Workshop senada sudah dilangsungkan di Lampung untuk pertama kalinya. 

2. Video pendek anti terorisme karya pelajar Yogya diunggah ke medsos

IDN Times/Daruwaskita
IDN Times/Daruwaskita

Menurut Ine, para pelajar Yogyakarta sangat antusias membuat video pendek tentang pencegahan terorisme dan secara materi, videonya bagus dan sangat kreatif.

Video-video tersebut nantinya akan diunggah ke media sosial untuk menandingi video-video yang berisi penyebaran paham terorisme.

"Penyebaran paham terorisme itu sudah lampu kuning dan dalam kondisi siaga, sehingga remaja harus bergerak karena mereka menjadi sasaran," tutur Ine.

3. 14 peserta ikut pembuatan video pendek anti terorisme

IDN Times/Daruwaskita
IDN Times/Daruwaskita

Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) DIY, Mukhtasar Syamsuddin, menuturkan bahwa selain workshop video pendek dari BNPT, FKPT juga mengadakan lomba video pendek dengan tema 'Satu Indonesia'. Syamsuddin menyebut, ada 14 peserta yang berpartisipasi dalam lomba tersebut.

"FKPT kan sifatnya lebih ke pencegahan, jadi programnya ya pencegahan seperti lomba video pendek dan diskusi film. Tema video dipilih agar meningkatkan nasionalisme kaum millennial sejak dini," ujar Mukhtasar.

Share
Topics
Editorial Team
Daruwaskita
EditorDaruwaskita
Follow Us

Latest in News

See More

Ipsa mollitia quibusdam minus et et ducimus dolore id sint velit nes

30 Jan 2026, 16:08 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews