Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Jakarta, IDN Times - Paska banjir yang terjadi pada Rabu (1/1) sejumlah lintasan kereta api terganggu. VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia
(KCI) Anne Purba mengatakan perjalanan KRL di sejumlah lintas pada Kamis (2/1) pagi sudah beroperasi seperti biasa, namun ada sebagian lintasan yang tidak bisa dilalui.

"Kecuali untuk lintas Duri-Tangerang dan Loop Line," kata Anne melalui keterangan tertulis, Kamis (1/1).

1. Masih ada genangan di beberapa stasiun

Kondisi genangan yang diduga terjadi di depan Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/12). (Twitter/@arifmelanesia)

Dirinya juga mengatakan bahwa operasional KRL masih akan diatur menyesuaikan kondisi yang ada di lapangan.

Menurut pantauan petugas, pukul 06.00 WIB pagi terdapat genangan di lintas Stasiun Kampung Bandan-Stasiun Kemayoran, di antara Stasiun Rawa Buaya-Stasiun Batu Ceper, dan di Jalur 6 Stasiun Tanah Abang.

2. Pembatasan perjalanan dan antrean masuk di Stasiun Tanah Abang

IDN Times/Dwifantya

Imbasnya KRL loop line relasi Bogor-Jatinegara perjalanannya akan diatur hanya sampai Stasiun Kampung Bandan.

Sementara untuk lintasan Duri-Tangerang, perjalanan KRL diatur hanya Tangerang - Batuceper PP.

Lintas Rangkasbitung-Tanah Abang akan ada kemungkinan antrean perjalanan KRL untuk memasuki stasiun Tanah Abang, karena hanya jalur 5 yang dapat digunakan.

3. Pembatasan kecepatan kereta 40km/jam

IDN Times/Afriani Susanti

Sementara itu untuk lintas Bogor-Jakarta Kota, lintas Cikarang/Bekasi-Jakarta Kota, dan lintas Tanjung Priok-Jakarta Kota, menurut Anne terpantau ada genangan di sejumlah lokasi, namun masih dapat dilewati KRL dengan pembatasan kecepatan 40 kilometer per jam.

Editorial Team