HUT ke-74 TNI, Jokowi: Tidak Boleh Ada Ego Sektoral Antar Matra

Jakarta, IDN Times - Memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-74 TNI, Presiden Joko "Jokowi" Widodo menyampaikan beberapa amanat. Amanat tersebut ia sampaikan saat menjadi inspketur upacara parade dan defile hari jadi TNI di Taxy Way Echo, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/10).
Salah satu amanat tersebut adalah, tidak adanya ego sektoral di antara matra TNI.
1. Berharap SDM TNI semakin tangguh

Jokowi mengingatkan pada era yang dihadapi masyarakat Indonesia, termasuk TNI, sekarang ini adalah era yang penuh kemajuan teknologi. Untuk itu, Presiden berharap perlu sumber daya manusia dari TNI yang semakin tangguh.
"Alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang digunakan TNI harus semakin maju. Selain itu, sumber daya manusia (SDM) TNI juga harus semakin tangguh, semakin adaptif dan memegang teguh jiwa Sapta Marga," kata dia.
2. Prajurit harus punya kemampuan mengadopsi yang tinggi

Jokowi juga berharap alusista yang digunakan TNI semakin maju, di samping memiliki SDM yang semakin baik.
"Sebagai Panglima tertinggi TNI, saya perintahkan agar pertama, prajurit TNI di masa depan harus memiliki kemampuan adopsi dan adaptasi teknologi baru, serta menjunjung tinggi kemandirian strategis alutsista produk dalam negeri," kata dia.
3. Tidak boleh ada ego sektoral

TNI yang terdiri atas tiga matra: Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara diharapkan agar seluruh matra bekerja sama dengan baik, tanpa perlu ada ego masing-masing.
"Kedua, prajurit TNI tidak boleh lagi terjebak dalam ego matra. TNI harus mampu bersinergi dengan kementerian dan lembaga seperti Polri, BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), dan Bakamla (Badan Keamanan Laut)," kata Jokowi.
4. TNI wajib menjaga kemanunggalan bersama rakyat

Jokowi mengatakan salah satu cita-cita negara adalah menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia. Karena itu, pemerintah harus didukung penuh dengan angkatan perang yang kuat.
Namun, Jokowi juga mengingatkan kemanunggalan TNI bersama rakyat, menjadi salah satu hal yang wajib dijaga bersama.
"Ketiga, prajurit TNI wajib menjaga kemanunggalan TNI bersama rakyat, melalui Operasi Bhakti dan program Tentara Manunggal Membangun Desa," kata orang nomor satu di Indonesia itu.

.png)

















