Banda Aceh, IDN Times - Sejumlah petugas laki-laki dan perempuan berseragam oranye, terlihat sibuk di salah satu dermaga di Unit Pelabuhan Teknis Daerah (UPTD) Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, Aceh. Mereka lalu-lalang, keluar masuk kapal berwarna putih berperpadu jingga, yang di lambungnya tertulis KN SAR Kresna.
Di punggung baju para pemuda yang sedang sibuk berbenah tersebut tampak tulisan 'Basarnas'. Salah satu lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pencarian dan pertolongan.
Di antara mereka, tampak seorang pemuda lainnya yang mengenakan baju warna biru laut, bertulisan ‘Korp Polairud’ di lengan kanan. Sementara pemuda satunya lagi, juga mengenakan baju biru lebih gelap dengan tulisan di lengan kanan ‘Kementerian Perhubungan’.
Deruan mesin KN SAR Kresna sepertinya sudah lama berbunyi. Para pemuda yang tadi sibuk, satu persatu mulai menjejakkan kaki ke kapal bertuliskan ‘Badan SAR Nasional tersebut’. Setelah memastikan semuanya naik ke kapal, Budiono, selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Search and Rescue (SAR) Kelas A Banda Aceh pun melakukan rapat kecil di atas lambung kapal.
Di ruang kendali, sayup-sayup terdengar suara Kapten Supriyadi selaku kapten KN Krisna 232, melakukan kontak suara ke pihak Pelabuhan Balohan, Sabang, yang merupakan lokasi tujuan kapal. “KN Krisna 232 sedang melakukan patroli, izin masuk. Ganti.”
Di luar ruangan, kondisi cuaca cerah. Laut tampak lebih tenang. Meski demikian, personel Basarnas tetap mencoba melihat keadaan dengan menggunakan teropong ke sekeliling. KN Krisna 232 pun akhirnya merapat ke salah satu dermaga di Pelabuhan Penyeberangan Balohan, Sabang. Di sana, rombongan mengunjungi pos pengamanan Operasi Lilin Rencong 2019 yang ada di pelabuhan.
Rombongan kembali melanjutkan pelayaran. Dari Balohan, kapal melaju ke arah Teluk Benggala sebelum melanjutkan pelayaran mengitari Pulau Weh dan kembali lagi ke Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh.
Itulah rombongan dari Kantor SAR Kelas A Banda Aceh yang melakukan patroli siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) di jalur laut untuk penyeberangan Banda Aceh-Sabang. Dalam rombongan tersebut, juga ikut Polairud Polda Aceh dan Kementerian Perhubungan Provinsi Aceh. Berikut potret kesibukan petugas Basarnas Aceh saat patroli.
