Jakarta, IDN Times - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera semakin tebal, hingga mengganggu aktivitas warga. Seperti di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (16/9), jarak pandang mengalami penurunan.
Seperti dilansir Antara, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya penurunan jarak pandang di Kota Palembang hingga 600 meter, dan memburuknya kondisi udara pada kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla.
Berikut kondisi kabut asap akibat karhutla di wilayah Sumatera Selatan dan Riau seperti hasil jepretan jurnalis foto Antara.
