Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
(Ilustrasi kabut asap) ANTARA FOTO/Feny Selly/pras
(Ilustrasi kabut asap) ANTARA FOTO/Feny Selly/pras

Jakarta, IDN Times - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera semakin tebal, hingga mengganggu aktivitas warga. Seperti di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (16/9), jarak pandang mengalami penurunan.

Seperti dilansir Antara, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya penurunan jarak pandang di Kota Palembang hingga 600 meter, dan memburuknya kondisi udara pada kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla.

Berikut kondisi kabut asap akibat karhutla di wilayah Sumatera Selatan dan Riau seperti hasil jepretan jurnalis foto Antara.

1. Kabut asap di Kota Palembang mengganggu aktivitas warga

(Ilustrasi kabut asap) ANTARA FOTO/Feny Selly/pras

2. Jarak pandang di Kota Palembang semakin menurun akibat gangguan kabut asap

ANTARA FOTO/Feny Selly/pras

3. Helikopter yang digunakan untuk memadamkan api parkir di Lapangan Udara (Lanud) Sri Mulyono Herlambang, yang bersebelahan dengan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumsel, Senin (16/9)

ANTARA FOTO/Feny Selly/pras

4. Kabut asap juga menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, Senin (9/9) pagi

ANTARA FOTO/Rony Muharrman/​​​​​​​aww

5. Badan Meteorologi Klimatogi dan Geofisika (BMKG) menyatakan melalui satelit Terra/Aqua pada Senin (9/9), terpantau ada 1.278 titik panas di Sumatera

ANTARA FOTO/Rony Muharrman/​​​​​​​aww

Semoga pemerintah segera menanggulangi kabut asap akibat karhutla, baik di wilayah Sumatera maupun di Kalimantan, yang kini memasuki tahap membahayakan.

Editorial Team