Jakarta, IDN Times – Akhir September menjadi momen diperingatinya peristiwa Gerakan 30 September atau G 30 S. Peristiwa ini diperingati untuk mengenang peristiwa berdarah, pembunuhan sejumlah jenderal yang kemudian dikubur dalam sumur sempit, yang dikenal sebagai Lubang Buaya.
Dari berbagai peristiwa dalam sejarah di Indonesia, peristiwa G 30 S diabadikan dalam sebuah film karya Arifin C Noer berjudul "Pengkhianatan G30S/PKI". Film ini kemudian menjadi tontonan wajib pada zaman Orde Baru. Hingga saat ini pun beberapa stasiun televisi masih ada yang menayangkan film tersebut.
Kendati bermuatan sejarah, tapi terdapat fakta-fakta kontroversial dalam film yang diproduksi oleh Perum Produksi Film Negara pada 1984 ini. Berikut rangkuman IDN Times tentang fakta kontroversi film "Pengkhianatan G30S/PKI".
