Jakarta, IDN Times - Dua Orang Mahasiswa dari Universitas Krisnadwipayana melaporkan dugaan kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya.
Gusti Aji Pangestu dan Mohammad Yoverly mengatakan mereka menjadi korban kekerasan aparat dalam aksi demo mahasiswa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta Pusat pada Senin (24/9) lalu.
"Kejadiannya di JCC (Jakarta Convention Centre). Kita ke sana karena ada gas air mata. Kita terpencar dengan teman-teman. Kami berdua terpisah, lalu kabur ke sana (JCC) supaya dapat udara yang tidak kena gas air mata," kata Gusti di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (14/10).
