Penyelidikan dari kasus kematian dosen dosen ITB Suryo Utomo (30) akhirnya membuahkan hasil. Polres Cianjur menduga bahwa Suryo bunuh diri. Namun motif dari bunuh diri tersebut masih didalami. Diberitakan Kompas.com, (16/5), Kapolres Cianjur AKBP Arif Budiman telah memastikan bahwa Suryo melakukan bunuh diri. Hal itu juga didasarkan pada hasil otopsi yang dilakukan pihak forensik. Selanjutnya, jenazah Suryo akan diserahkan kepada pihak keluarga.
Arif juga mengatakan bahwa memang ada beberapa luka yang terdapat pada tubuh Suryo. Selain di kepala, luka juga ditemukan di empat bagian. Selain itu, pihaknya juga menemukan ada luka sayatan di bagian tangan kiri bagian atas.
Sebelumnya, jenazah Suryo ditemukan di sebuah waduk di desa Sindangsari, Kecamatan Ciranjang setelah sekitar empat hari dinyatakan hilang. Posisi jenazah tersebut berada sekitar dua kilometer dari temuan mobil Toyota Vios miliknya.
