Jakarta, IDN Times - Direktur Yayasan Teratai Hati Papua, Pater Jhon Jongga, meminta Presiden Joko 'Jokowi' Widodo untuk menarik pasukan TNI/Polri yang berada di Nduga, Papua. Bahkan ia menilai, TNI/Polri sebagai aktor utama ketidakstabilan di wilayah Nduga, hingga mengakibatkan ribuan orang mengungsi.
Namun anggapan itu ditepis oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo. Justru, kata Dedi, kehadiran TNI/Polri untuk memberikan keamanan bagi masyarakat Nduga.
"TNI/Polri justru memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat Nduga dan beberapa distrik," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (15/8).
