Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Direksi BPJS Ketenagakerjaan Layani Peserta di Hari Pelanggan Nasional
IDN Times/Marwan F

Pontianak, IDN Times - Bagi perusahaan yang bergerak di bidang jasa, pelayanan merupakan hal terpenting, bahkan wajib dimiliki. Tak terkecuali bagi BPJS Ketenagakerjaan. Sebagai institusi pemerintah yang menyelenggarakan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi setiap pekerja, BPJS Ketenagakerjaan harus selalu bisa memberikan pelayanan terbaik kepada peserta.

Oleh sebab itu, peringatan Hari Pelanggan Nasional, tepatnya pada 4 September 2019, merupakan kesempatan bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan apresiasi kepada para pekerja yang telah menjadi peserta mereka. Demi membuktikan hal tersebut, BPJS Ketenagakerjaan mengadakan berbagai kegiatan, mulai menghias seluruh kantor cabang, pembagian suvenir kepada peserta, hingga pelayanan dan kunjungan langsung Direksi BPJS Ketenagakerjaan kepada peserta yang datang ke kantor cabang atau peserta yang sedang dirawat di rumah sakit karena kecelakaan kerja.

Salah satu kegiatan pelayanan langsung kepada peserta dilakukan Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E Ilyas Lubis, di Kantor Cabang Pontianak, Rabu (4/9). Ia memandang pelayanan sebagai hal yang sangat penting untuk selalu diperhatikan dan kualitas pelayanan juga perlu untuk dikontrol.

“Layanan yang berkualitas tentunya berpengaruh kepada tingkat kepercayaan publik kepada BPJS Ketenagakerjaan. Sebagai penyelenggara jaminan sosial di bidang ketenagakerjaan, kami memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja di Indonesia. Kepercayaan publik sangatlah penting," ujar Ilyas.

1. Setiap insan BPJS Ketenagakerjaan selalu memberikan layanan terbaik kepada seluruh peserta

IDN Times/Marwan F

Kantor Cabang Pontianak mencakup seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Barat dan merupakan salah satu dari 123 kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan yang tersebar di seluruh Indonesia. Kantor cabang tersebut memiliki lima kantor cabang perintis (KCP) yang tersebar di beberapa wilayah Kalimantan Barat hingga ke daerah yang cukup terpencil.

"Kalimantan Barat punya area yang cukup luas. Agar layanan kami dapat mencakup seluruh area hingga ke wilayah terpencil, kami menyediakan 202 KCP yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Lima di antaranya ada di wilayah operasional Kantor Cabang Kalimantan Barat," jelas Ilyas.

"Bahkan, ada pula KCP kami yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, khususnya di wilayah Kalimantan Barat ini," tambahnya.

Ilyas juga memastikan bahwa setiap insan BPJS Ketenagakerjaan akan selalu memberikan kualitas layanan terbaik kepada seluruh peserta di mana pun mereka berada.

"Kami intinya ingin melayani dengan mudah, cepat, dan ramah," ujarnya.

2. Direksi BPJS Ketenagakerjaan juga melayani peserta di Tangerang Selatan dan Kota Tangerang

IDN Times/Marwan F

Selain Kantor Cabang Pontianak, kegiatan Direksi BPJS Ketenagakerjaan melayani peserta juga dilakukan di Tangerang Selatan dan Kota Tangerang. Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif, datang untuk melihat langsung perkembangan korban kecelakaan kerja di Rumah Sakit OMNI Hospital, Tangerang Selatan.

Korban kecelakaan kerja yang dikunjungi itu mendapatkan manfaat dari program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan berupa perawatan dan pengobatan tanpa batas biaya, program Return to Work (RTW), dan alat bantu berupa prothesa tangan atau kaki buatan dari Ottobock.

Sementara itu, Direktur Umum & SDM BPJS Ketenagakerjaan, Naufal Mahfudz, juga melakukan kunjungan kepada peserta yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Karawaci, Tangerang. Kunjungan Naufal juga tidak lain untuk memastikan layanan perawatan dan pengobatan yang diterima peserta sesuai dengan ketentuan yang ada.

Seperti diketahui, Rumah Sakit OMNI Hospital dan Siloam merupakan 2 dari ribuan rumah sakit (RS) yang bekerja sama sebagai Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) BPJS Ketenagakerjaan di seluruh Indonesia.

"Sudah menjadi kewajiban kami melayani seluruh peserta dengan baik, tidak hanya sebatas pelayanan di bidang customer service. Namun, semua lini BPJS Ketenagakerjaan, termasuk mitra kerja sama, harus mampu memberikan layanan terbaiknya, tidak luput pula kami di jajaran direksi dan manajemen", tutur Ilyas

3. BPJS Ketenagakerjaan memiliki program Vokasi agar peserta yang mengalami PHK bisa mengikuti pelatihan supaya bisa bekerja kembali

IDN Times/Marwan F

Dalam kesempatan tersebut, Ilyas juga menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan ialah lembaga nirlaba. "Kita diukur dari seberapa besar segera bisa mengover para peserta," tambahnya.

BPJS Ketenagakerjaan pun juga akan meningkatkan jaminan kecelakaan bagi peserta. "Peserta yang mengalami kecelakaan dalam bekerja mendapatkan perawatan pengobatan sampai sembuh. Selain mendapatkan biaya pengobatan sampai full, biaya sementara tidak mampu bekerja juga ditanggung BPJS Ketenagakerjaan," jelasnya.

Selain itu, Ilyas juga menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan memiliki program Vokasi. Program tersebut diperuntukkan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang sudah bekerja di perusahaan dan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk mengikuti berbagai pelatihan sekitar satu bulan agar memiliki keterampilan supaya bisa bekerja kembali.

Semua biaya pelatihan tersebut tentunya ditanggung BPJS Ketenagakerjaan. Program itu diutamakan bagi peserta yang mengikuti berbagai program dari BPJS Ketenagakerjaan, terutama Jaminan Hari Tua, dan tentunya tidak mengalami kendala atau tunggakan.

"Target kita 20 ribu ter-PHK bagi peserta (BPJS Ketenagakerjaan) akan mendapatkan program pelatihan Vokasi," ujar Ilyas.

BPJS Ketenagakerjaan akan selalu meningkatkan pelayanan, dari segi sikap melayani, teknologi, hingga peningkatan berbagai program untuk memberikan yang terbaik kepada para peserta.

Editorial Team