Jakarta, IDN Times - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan kualitas udara di Jakarta masih relatif bagus. Hal itu disampaikan menanggapi adanya gugatan warga terhadap pemerintah terkait kondisi udara Jakarta yang makin memburuk.
"Data Air Quality Management System (AQMS) di Gelora Bung Karno (GBK) menunjukkan rata-rata harian PM2.5 sebesar 31,49 mikrogram per meter kubik (μg/m3)," kata Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK Karliansyah, di Jakarta, Jumat (5/7).
Data tersebut berdasarkan penyimpulan rata-rata dari pemantauan yang dilakukan KLHK sejak 1 Januari hingga 30 Juni 2019. Meski demikian, diakui Karliansyah, ada tiga titik yang menunjukkan kualitas udara kurang bagus selama rentang 19-27 Juni 2019.
"Tetapi datanya harus dilihat secara menyeluruh. Saya khawatir yang disampaikan itu data sesaat, bukan rata-rata. Kami akui, betul itu, tetapi dirata-ratakan," katanya.
Sebelumnya, sejumlah individu yang tergabung dalam Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta (Ibu Kota) mengajukan gugatan perdata bernomor perkara 374/Pdt.G/LH/2019/PN Jkt.Pst. Ada tujuh tergugat, yakni Presiden, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat, dan Gubernur Banten.
