Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Indo Barometer, kepercayaan masyarakat kepada pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla masih cukup tinggi. Keduanya kini telah menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden selama 2,5 tahun lamanya.

Dikutip Liputan6.com, (23/3), Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari mengatakan bahwa hasil survei yang berada di angka 66,4 persen membuktikan bahwa tingkat kepuasan pada Presiden Joko Widodo meningkat. Qodari menyimpulkan bahwa Jokowi memiliki modal besar untuk maju kembali di Pilpres 2019 dengan persentase sebesar 57,8 persen. Yang mengejutkan dalam hasil survei Indo Barometer tersebut adalah adanya nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang terpilih sebagai daftar tokoh yang dianggap layak menjadi calon Presiden. Apakah Ahok, akan benar-benar mencalonkan diri?

Ahok menyikapi survei tersebut dengan bercanda.

Menanggapi hasil survei tersebut, Ahok malah tertawa. "Memang, tapi nyalon Presiden Direktur gue ha-ha-ha," kata Ahok di Jalan Proklamasi Nomor 53, Jakarta Pusat, Rabu (22/3/2017). Nampaknya Ahok memang belum berkeinginan untuk mencalonkan diri sebagai Presiden.

Ahok mengaku lebih memilih bekerja di perusahaan swasta andai nantinya tak terpilih dalam pemilihan Gubernur Jakarta. Bahkan dia mengklaim sudah ditawari pekerjaan dengan gaji Rp 250 juta per bulan. Jumlah itu belum termasuk bonus. 

"Aku gak berniat jadi Presiden"

Bukan kali ini saja Ahok menyampaikan keengganannya menjadi calon orang nomor satu di Indonesia. Saat melakukan serah terima jabatan dengan Plt Gubernur Februari lalu, Ahok juga mengungkapkan hal serupa. "Jangan khawatir, aku gak berniat jadi calon Presiden," ujarnya. 

Menarik ditunggu, apakah Ahok akan berubah pikiran. Ataukah akan ada calon alternatif selain nama-nama yang kerap malang melintang di dunia politik.

Editorial Team

EditorRizal