Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App

Produsen alat dapur di Sidoarjo dilaporkan oleh FPI (Front Pembela Islam) Jawa Timur ke Polda Jatim atas dugaan penistaan agama. FPI menganggap bahwa aksara Arab yang tertempel pada salah satu jenis panci yang diproduksi oleh perusahaan tersebut mengandung lafal nama “Allah”. Tulisan berbahasa Arab tersebut tertera di salah satu stiker di sisi panci.

Sementara itu, di bawahnya ada gambar yang meyerupai gunung dengan dominasi biru dan tulisan merk “Paramount”. Lalu di bagian bawahnya lagi ada tulisan “Aluminum Wares”. Sekretaris FPI Jawa Timur, Moh Choiruddin mengatakan bahwa peredaran panci tersebut membuat sejumlah umat Islam yang ada di berbagai daerah menjadi resah. Menurut FPI, simbol agama yang dipakai di merek panci adalah jelas-jelas penistaan agama.

PT Tektroindo Anugerah Sukses Abadi selaku produsen dari panci ini harus meminta maaf kepada umat Islam. Selain itu produsen juga diharapkan menarik semua produk panci yang sudah terlanjur tersebar di berbagai daerah yang ada di Jawa Timur tersebut. Polisi pun dihimbau untuk memproses laporan ini secara hukum.

Beberapa polisi dari Polsek Gondang Legi menyisir sejumlah lokasi pasar tradisional setempat. Mereka mencari panci yang memiliki stiker aksara Arab dengan bunyi “Alhamdulillah" tersebut. Dan panci-panci tersebut kini disita dari sejumlah pedagang.  

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono berjanji akan memproses kasus yang dilaporkan FPI tersebut sesuai dengan prosedur hukum yang ada. Usai laporan tersebut masuk, polisi akan segera melakukan penyelidikan dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Polisi juga akan memeriksa saksi-saksi terkait peredaran panci berlafal Arab tersebut.

Kasus ini serupa dengan kasus yang pernah terjadi sebelumnya. Ada sebuah alas kaki yang diproduksi di salah satu perusahaan di Gresik, Jawa Timur. Pada bagian bawah sandal tersebut tercetak motif hiasan dengan lafaz “Allah” di dalamnya.

Ini tanggapan dari produsen panci berlafaz Arab.

Menanggapi hal ini, General Manager PT Tektroindo Anugerah Sukses Abadi, Ciputra Alim mengatakan bahwa sebenarnya sejak tahun 2013 pabrik panci mereka telah berhenti. Baru tahun 2015, mereka mulai berproduksi kembali. Sejumlah karyawan yang semua muslim mengusulkan agar menyertakan kata 'Alhamdulillah' di stiker produk panci Paramount itu. Menurutnya, hal ini sebagai ungkapan bentuk syukur karena karyawan bisa bekerja kembali membuat panci.

Tapi siapa yang menyangka bahwa niatan baik tersebut malah menimbulkan polemik di kalangan umat Islam. Padahal sebenarnya perusahaan ingin mengungkapkan rasa syukur setelah hampir 2 tahun tidak memproduksi panci.

Kicauan masyarakat terkait peredaran panci berlafaz Arab.

Berita mengenai panci berlafaz Arab ini menyebar begitu cepat. Banyak masyarakat yang berkomentar terkait permasalahan yang diduga menistakan agama tersebut. Berikut adalah komentar-komentar tersebut:

Editorial Team

EditorRizal