[BREAKING] Korban Tewas Banjir Bertambah Lagi, Kini Menjadi 53 Orang

Jakarta, IDN Times - Jumlah korban tewas akibat banjir yang melanda daerah Jadebotabek saat pergantian tahun baru 2020 terus bertambah. Bila semalam korban tewas mencapai angka 47 orang, maka pada Sabtu (4/1) pagi, jumlahnya bertambah 5 orang menjadi 53 jiwa. Sementara, korban yang hilang berjumlah satu orang.
Kapusdatin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo menjelaskan penambahan jumlah korban tewas berasal dari Kabupaten Lebak dan Kabupaten Bogor.
"Untuk Kabupaten Bogor, 5 orang meninggal namun identitas masih belum diketahui," ujar Agus melalui keterangan tertulis yang diterima IDN Times pada hari ini.
Sementara, kondisi air genangan di daerah Depok dan Bogor sudah sepenuhnya surut. Di area lain genangan masih ada tetap juga perlahan-lahan surut.
Di Kabupaten Bekasi, ketinggian air mencapai 20 - 50 cm, Kota Bekasi 20 - 30 cm dan Kababupaten Bogor 20 - 30 cm. Lalu, tingginya banjir di Kota Tangerang mencapai 30 - 50 cm dan Kota Tangerang Selatan kurang dari 10 cm.
Untuk DKI Jakarta, BNPB mencatat tingginya banjir di wilayah Jakarta Timur 20 - 25 cm, Jakarta Barat 20 - 70 cm, Jakarta Selatan 20-200 cm, Jakarta Utara 20 - 70 cm.
"Untuk Jakarta Pusat, saat ini sudah tidak lagi ada genangan banjir terjadi," kata dia melalui keterangan tertulis pada Jumat kemarin.



















