Jakarta, IDN Times - Sekelompok mahasiswa Cirebon dan organisasi Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menggelar aksi demo di depan gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta pada Jumat (4/10). Mereka meminta agar komisi antirasuah segera mengusut tuntas kasus Pembangkit Listrik Tenaga Uap II di Cirebon (PLTU II). Sebab, kini terungkap ada aliran suap dari kontraktor proyek tersebut PT Hyundai Engineering & Construction kepada eks Bupati Cirebon, Sunjaya Purdawisastra. Sayangnya, menurut demonstran kendati sudah diakui sendiri bahkan oleh perusahaan asal Korea Selatan itu, dugaan penerimaan suap itu belum juga diproses oleh komisi antirasuah.
"Sekarang yang menyuap (dalam nominal) kecil-kecil sudah tertangkap nih kayak camat dan sebagainya, tapi yang memberi (suap) dari korporasi sebagai investor dari PLTU II itu belum," ujar salah satu Orator, Krish Herwandi saat ditemui di sela-sela demo pada Jumat kemarin.
Lalu, apa lagi tuntutan mereka?
