Jakarta, IDN Times - Puluhan orang tampak sibuk menyirami tembok rumah mereka di Perumahan Jaka Setia, Bekasi, Kamis (2/1). Setelah terkepung banjir, kini warga di perumahan itu harus berjibaku membersihkan rumah dari sisa lumpur.
Bukan hanya tersisa dalam genangan di lantai rumah, jejak-jejak lumpur pun menempel di tempok rumah mereka. Bagaimana tidak, ketinggian air saat banjir mencapai 2 meter.
Sebagian besar rumah masih terlihat kotor, lumpur setebal antara 20 sampai 50 centimeter masih menempel di tembok muka rumah. Tak terlihat ada penghuni yang sedang membersihkannya.
"Banyak rumah kosong sini mbak," ujar Nanang Ketua RT 02/RW 04, sambil mengguyur lumpur di teras rumahnya.
Nanang kemudian meletakkan ember dan mendatangi IDN Times yang menyapa dari luar rumah. Dia pun menuturkan pengalaman banjir di kawasan tersebut.
