Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Times/Fitang Budhi Adhitia
IDN Times/Fitang Budhi Adhitia

Balikpapan, IDN Times - Kota Balikpapan siap menyambut kehadiran Ibu Kota negara baru di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Berbagai macam persiapan khusus mulai dilakukan di Balikpapan, di antaranya adalah pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

1. Pemerintah Balikpapan sudah berkomunikasi dengan pemerintah pusat

IDN Times/Fitang Budhi Adhitia

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat, untuk segera membangun infrastruktur di kota yang menjadi pusat bisnis dan industri itu.

“Saya sudah sampaikan ke Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional). Pertama, Bappenas jangan asyik sama ibu kotanya saja, nanti terabaikan yang lain, termasuk Balikpapan,” kata Rizal saat dijumpai IDN Times di Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (21/9).

2. Bandara di Balikpapan akan diperluas untuk menyambut ibu kota baru

IDN Times/Mela Hapsari

Rizal menjelaskan, salah satu infrastruktur yang akan segera dibangun adalah perluasan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan.

“Kedua bandara sudah ada persiapan untuk diperpanjang runway-nya, ini kan masih 2.500 (meter) akan dijadikan 3.200 (meter),” kata dia.

3. Sejumlah jembatan dan tol juga akan dibangun di Balikpapan

Jalan tol Balikpapan-Samarinda (Dok. Jasamarga Balikpapan-Samarinda)

Selain bandara, sambung Rizal, infrastruktur lain yang juga tengah dipersiapkan adalah pembangunan tol dan jembatan penghubung antar wilayah di Balikpapan, untuk mempermudah akses masyarakat dalam melakukan kegiatannya sehari-hari.

“Ketiga jembatan, jembatan Pulau Balang, juga ada jembatan tol yang lagi ingin kita bangun,” ucap dia.

4. Akses di jalan protokol di Balikpapan juga akan diperluas

IDN Times/Surya Aditya

Untuk menunjang perjalanan darat di Kota Balikpapan menuju ibu kota negara baru, Rizal mengatakan, pihaknya berencana memperluas akses jalan protokol yang ada di wilayahnya.

“Kemudian infrastruktur transportasi, karena nanti kan akan padet nih, jalan kita kecil-kecil gitu. Itu yang kita sampaikan kepada pemerintah sebelum ibu kotanya dibangun,” ujar dia.

Editorial Team