Jakarta, IDN Times - Suasana duka masih menyelimuti kediaman Danu Tirta (15), remaja yang meninggal usai dikeroyok dan ditusuk oleh kelompok geng motor pada Sabtu (18/5) pukul 01.05 dini hari di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.
Bendera kuning, tenda serta karangan bunga duka cita masih terpasang di depan rumah duka di Jalan Madu, Jalan Madu Kalimalang Curug, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (20/5).
Saat memasuki teras rumah pelajar kelas 9 MTS 42 Jakarta itu, IDN Times disambut oleh keluarga dan kerabat korban. Ayah korban, Herman tidak kuasa menahan tangis, dengan mata berkaca-kaca dia mengaku masih belum percaya, putra keduanya telah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.
