Jakarta, IDN Times - Pemadaman listrik berjemaah yang terjadi pada Minggu (4/8) di area Pulau Jawa dan Bali membuat publik tersadar mereka bergantung begitu besar ke PLN. Akibat pemadaman yang berlangsung selama lebih dari 9 jam, Jakarta sebagai ibukota nyaris lumpuh. Korban pun berjatuhan, lantaran rumah warga yang menggunakan lilin sebagai penerangan ada yang terbakar.
Di sinilah wacana untuk menggunakan energi terbarukan mulai menyeruak kembali. Indonesia bisa mencontoh Jerman yang bisa menghasilkan energi listrik hanya dengan mengandalkan sinar matahari. Harganya? Sangat murah.
Bahkan, menurut laman Fortune edisi 11 Mei 2016 lalu, Pemerintah Jerman pernah membayar rakyatnya yang menggunakan aliran listrik. Hal itu disebabkan harga energi listrik selama beberapa jam di angka minus. Wah, enak banget ya kalau justru pemerintah yang membayarkan penggunaan energi listrik rakyatnya. Tapi, apa mungkin hal tersebut bisa terjadi di Indonesia?
