Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau banjir Kawasan Rusun Pesakih, Jakarta Barat. (IDN Times/Lia Hutasoit)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau banjir Kawasan Rusun Pesakih, Jakarta Barat. (IDN Times/Lia Hutasoit)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim hanya 15 persen wilayah di ibu kota yang terdampak banjir akibat hujan deras pada awal 2020. Selain itu, hanya 1 persen wilayah dengan ketinggian air di atas 1,5 meter.

"Artinya secara sistem kesiapan kami, baik," ujar Anies usai kerja bakti di Kelurahan Makasar, Jakarta Timur, Minggu (5/1).

1. Anies optimis Jakarta tetap aman meski BMKG memprediksi cuaca ekstrem membayangi Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (IDN Times/Gregorius Aryodamar P)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem masih membayangi Jakarta beberapa hari ke depan, namun Anies masih optimis ibu kota tetap aman.

"Seperti kemarin, ketika hujan lebat 31 Desember (2019) dan 1 Januari (2020), semua rumah pompa itu semua dikerjakan, alhamdulillah 85 persen kota Jakarta aman," ujar dia.

2. Anies janji akan lebih siaga menghadapi cuaca ekstrem

(IDN Times/Gregorius Aryodamar P)

Kendati, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 2014-2016 itu berjanji akan lebih siap menghadapi cuaca ekstrem ramalan BMKG, yang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

"Kami akan lebih siaga lagi. Terutama di tempat-tempat yang memiliki risiko ekstra. Ada, justru Jakarta banyak," kata Anies.

3. Ada ratusan RW di Jakarta terdampak banjir

(IDN Times/Gregorius Aryodamar P)

Anies menyebutkan terdapat 388 dari 2.742 RW terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta pada malam pergantian 2020.

Selain itu, sebanyak 22.500 pelajar dan 211 sekolah juga terdampak bencana alam ini.

Editorial Team