Jakarta, IDN Times - Wakil Sekretaris Jenderal nonaktif Partai Demokrat Andi Arief terus mendesak Pemimpin Redaksi TV One Karni Ilyas meminta maaf, perihal beredarnya foto-foto Andi saat ditangkap kepolisian terkait kasus narkoba Minggu (3/3) lalu.
Andi menuding Karni Ilyas telah memerintahkan reporternya untuk meliput saat penangkapan dirinya, hingga menyebar foto-foto di media sosial.
"Saya tahu bang @karniilyas salah satu yang terlibat menghabisi saya dengan mengutus reporter TV One ke bareskrim dir 4 senin pk10.00 WiB untuk kemudian menyebarka sesuka hati foto-foto yang benar2 menyudutkan saya. Saya bukan tersangka bang Karni. Anda wartawan senior tapi abai," kicau Andi di akun Twitternya, @AndiArief__ Minggu (10/3).
