Anak Buah Anies Akui Ada Miskoordinasi Soal Penghargaan Diskotek

Jakarta, IDN Times - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta Sri Haryati mengakui ada masalah koordinasi perihal pemberian penghargaan Adhikarya Wisata 2019 kepada Diskotek Colosseum yang ramai diperbincangkan beberapa waktu lalu.
"Saya sih ada miskoordinasi di Dinas Pariwisata yang harus kita benahi lagi," kata Sri usai rapat dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta, Senin (23/12).
1. Sudah pernah ada surat teguran untuk diskotek tersebut

Sri menjelaskan bahwa semestinya penghargaan tersebut tidak diberikan ke Diskotek Colosseum. Dia juga mengatakan bahwa sudah pernah ada surat teguran terkait diskotek tersebut.
"Memang pernah ada surat teguran terhadap industri pariwisata tersebut (Diskotek Colosseum), tapi surat teguran itu tidak diberikan kepada tim penilai penganugerahan," kata dia.
2. Surat tidak sampai ke pihak penilai

Sebelumnya, menurut Sri, Disparbud sempat terima surat teguran dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta terkait penggunaan narkotika di Diskotek Colosseum. Namun, surat itu tersebut tidak diberikan pada tim penilai.
"Dia (Dinas Disbudpar) mengakui kesalahannya. Setahu saya tadi saya panggil, kami memang misnya di sana," jelas Sri.
Surat tersebut tidak sampai ke pihak juri penghargaan Adikarya Wisata dan pihak juri bukanlah anggota Disparbud, jika surat tersebut ada otomatis Diskotek Colosseum tidak bisa menang.
3. Menepis tudingan tak libatkan DPRD DKI Jakarta

Dia juga menepis tudingan bahwa pihaknya tidak melibatkan Komisi B DPRD DKI Jakarta selama proses penilaian. Sri mengatakan bahwa ada anggota dewan yang turut hadir.
Disparbud, kata Sri, juga banyak melibatkan pihak selama proses penilaian bahkan menghadirkan keterlibatan kalangan profesional.
4. Diskotek Colosseum hanya sepekan terima penghargaan

Diskotek Colosseum 1001 sebelumnya masuk menjadi satu dari tiga klub yang direkomendasikan untuk ditutup oleh BNNP DKI Jakarta dan dirazia pada Minggu 8 September 2019, hal ini dikarenakan banyak ditemukannya penggunaan narkoba.
Namun, pada Senin 9 Desember Diskotek Colloseum malah mendapat penghargaan Adikarya 2019 dengan kategori Rekreasi dan Hiburan-Klab Malam namun akhirnya dicabut sepekan kemudian yakni pada Senin (16/12).

.png)

















