Berbagai cara dilakukan oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Salah satunya adalah pengembangan Kartu Jakarta Pintar (KJP). Keduanya kini sedang mengembangkan KJP khusus bagi pelajar DKI yang menimba ilmu di lingkungan pesantren.
Dikutip Liputan6.com, (10/4), rencana kebijakan ini mencuat saat Djarot ditanyai oleh Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah I (Jawa Sumatera) Nusron Wahid dalam acara pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Enthus Susmono, di Jakarta, Sabtu 8 April 2017.
Awalnya Nusron bertanya mengenai keampuhan KJP untuk menjangkau semua pelajar. Apakah hal yang sama berlaku bagi warganya yang memondokan anaknya di pesantren, Djarot pun mengaku tengah meramu program KJP untuk santri.
