Jakarta, IDN Times - Politikus Partai Golkar Ace Hasan Syadzily membantah adanya campur tangan pemerintah dalam pemilihan ketua umum Golkar di forum musyawarah nasional (Munas) X yang berlangsung pada 3-6 Desember lalu. Istana disebut-sebut mendukung salah satu calon ketua umum.
“Saya kira tidak ada keterlibatan dan tidak ada intervensi dari pemerintah terkait dengan Munas Golkar,” kata Ace di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/12).
Munas Golkar akhirnya menetapkan kembali Airlangga Hartarto sebagai ketua umum, secara aklamasi. Sebab, Bambang Soesatyo atau Bamsoet mundur dari pencalonan pada hari pertama munas. Alasan mundur demi kesolidan Golkar dalam mendukung pemerintah menghadapi resesi ekonomi global.
