Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Bencana Terdahsyat di Nusantara, Letusan Krakatau Hingga Tsunami

Kondisi Desa Tompe, Donggala, Sulawesi Tengah satu tahun pasca gempa dan tsunami yang kini tak lagi boleh dihuni (IDN Times/Margith Juita Damanik)
Kondisi Desa Tompe, Donggala, Sulawesi Tengah satu tahun pasca gempa dan tsunami yang kini tak lagi boleh dihuni (IDN Times/Margith Juita Damanik)

Jakarta, IDN Times - Indonesia masuk dalam daftar daerah rawan bencana alam. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 2.829 bencana alam yang terjadi sepanjang Januari hingga September 2019.

Beberapa di antaranya bahkan masuk dalam daftar bencana alam terdahsyat di Indonesia selama satu tahun terakhir. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut daftar lima bencana terdahsyat selama 2019.

1. Tsunami Banten 2018

IDN Times/Helmi Shemi
IDN Times/Helmi Shemi

Tepatnya pada 22 Desember 2018, gelombang tsunami menerjang pesisir Banten dan Lampung Selatan. Tsunami dipicu letusan gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, yang menimbulkan gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter.

Lebih kurang 430 orang meninggal dunia, 7.200 luka-luka, dan puluhan lainnya hilang. Kerusakan paling parah dan korban paling banyak, dilaporkan setinggi 5-13 meter.

Tetapi hasil analisis terbaru dari ilmuwan di Brune University, London dan University of Tokyo menunjukkan gelombang awal tsunami tingginya mencapai 100-150 meter.

2. Gempa, tsunami, hingga likuefaksi meratakan Kota Palu dan sekitarnya pada 2018

Sisa bangunan akibat gempa, tsunami, hingga likuefaksi di Kota Palu, Sulteng. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
Sisa bangunan akibat gempa, tsunami, hingga likuefaksi di Kota Palu, Sulteng. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pada 2018, bencana dahsyat menimpa Kota Palu. Rangkaian bencana alam gempa, tsunami, dan likuefaksi meratakan Kota Palu, Sigi, dan Donggala. Kota-kota tersebut terletak di wilayah Sulawesi Tengah.

Gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) itu datang tiba-tiba pada Jumat petang, 28 September 2018. Bencana ini menelan 2.086 korban jiwa, 671 hilang, dan 10.679 luka berat. Tercatat pula, 82.775 warga mengungsi di sejumlah titik.

Wilayah terdampak bencana seperti Sigi, Donggala, dan Palu hingga kini masih berusaha bangkit. Trauma masih dirasakan penduduk setempat, utamanya anak-anak.

3. Letusan Gunung Merapi 2010

Gunung Merapi meletus
Gunung Merapi meletus

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi menyatakan Gunung Merapi yang kembali meletus pada Oktober 2010 lalu, menelan korban sedikitnya 353 jiwa. Termasuk juru kunci Merapi yang akrab disapa Mbah Maridjan.

Kala bencana terjadi, pengungsi mencapai angka setengah juta orang. Bencana ini berdampak pada perekonomian dan bahkan sempat memutus akses transportasi antar kota. Bencana alam ini tidak mudah dilupakan warga Jogja, Sleman, Magelang, Klaten, dan sekitarnya.

4. Duka mendalam sejak tsunami Aceh 2004

Tsunami Aceh
Tsunami Aceh

Pada 2004, Indonesia berduka atas terjadinya bencana tsunami terdahsyat di Indonesia. Kejadian ini menjadi salah satu peristiwa yang menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia, bahkan dunia ikut berkabung.

Gempa berkekuatan 9,1 Skala Richter mengguncang Aceh yang memicu gelombang tsunami mencapai ketinggian 20 meter lebih hingga menyapu rata Provinsi Aceh. Ratusan ribu jiwa meninggal dunia akibat peristiwa ini.

Tsunami Aceh terjadi pada 26 Desember 2004 dan masih terus dikenang hingga saat ini. Peristiwa ini bahkan disebut menjadi salah satu gempa terdahsyat sepanjang abad ke-21.

Gelombang tsunami yang menyapu Aceh bahkan juga mencapai kawasan di Thailand, Sri Lanka dan India. Bantuan datang dari berbagai negara.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut pada 27 Desember 2004 tsunami Aceh sebagai bencana kemanusiaan terbesar yang pernah terjadi.

5. Letusan Gunung Krakatau 1883

Ilustrasi Gunung Meletus (Merapi)
Ilustrasi Gunung Meletus (Merapi)

Letusan Gunung Krakatau yang dahsyat juga berdampak secara global pada 1883. Peristiwa ini dikenal sebagai salah satu letusan gunung api terdahsyat di dunia.

Puluhan ribu nyawa melayang akibat bencana alam ini. Daya ledak Krakatau diperkirakan mencapai 30.000 kali bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki pada akhir Perang Dunia II.

Bahkan, letusan Krakatau menyebabkan perubahan iklim global. Meski demikian, ledakan Krakatau sebenarnya masih kalah dibandingkan dengan letusan Gunung Toba dan Gunung Tambora.

 

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Share
Topics
Editorial Team
Margith Juita Damanik
EditorMargith Juita Damanik
Follow Us

Latest in News

See More

Ipsa mollitia quibusdam minus et et ducimus dolore id sint velit nes

30 Jan 2026, 16:08 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews