4 Fakta tentang Dugaan Penembakan ke Rumah Pribadi Rizieq Shihab
Setelah dikabarkan mendapat teror berupa ledakan mobil saat tablig akbar Isra Mikraj di markas DPD FPI DKI Jakarta, pimpinan FPI Rizieq Syihab kini dikabarkan kembali mendapat teror. Kali ini di kediamannya. Pengacara Rizieq, Kapitra Ampera mengatakan ada seorang sniper yang sengaja menyasar ruang salat kediaman Rizieq. Penembakan, kata dia, terjadi sekitar satu bulan lalu.
1. Peluru bersarang di ruangan salat.

Menurut Kapitra, pelurunya bersarang di dinding dekat kaca ruangan salat. Beruntungnya, Rizieq sedang berada di ruangan lain. Kapitra menduga pelaku hanya ingin memberikan peringatan awal kepada Rizieq. "Orang itu tahu kalau Rizieq sering salat di sana," kata dia kepada Tempo.co.
2. Memilih membentuk tim sendiri.

3. Pergi ke Arab Saudi setelah kejadian tersebut.

Hal berbeda diungkapkan Ketua Presidium 212 Ansufri ID Sambo seperti dikutip dari Jawapos.com. Dia membenarkan lawatan Riziq ke luar negeri untuk mengamankan diri dari teror yang dialaminya belakangan ini. Anehnya, Rizieq hanya melaporkan teror yang didapatnya kepada Komnas HAM, bukan polisi.
4. Akan kembali diperiksa tanggal 3 Mei mendatang.

Belakangan muncul isu Rizieq kabur ke luar negeri untuk menghindari pemeriksaan itu. Namun pengacara Rizieq, Sugito Atmo Prawiro, membantah isu itu. Kata dia, Rizieq telah merencakana umroh sejak lama, yang akan dilaksanakan menjelang Ramadan.



















