3 Menteri Baru Jokowi yang Menghindar dari Wartawan di Istana Negara

Jakarta, IDN Times - Usai sidang kabinet paripurna pertama di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, ada cerita unik dari para Menteri Kabinet Indonesia Maju. Di dalam sidang perdana kemarin, menteri-menteri wajah baru mendapatkan perhatian lebih dari awak media.
Para wartawan yang sudah hadir di Istana untuk meliput jalannya sidang pertama, tampak antusias menanti para menteri baru untuk dimintai keterangan. Sidang pun berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 12.20 WIB, Kamis (24/10).
Uniknya, di sidang kabinet pertama ini, menteri baru sudah terlihat antusias dari ketika mereka hadir di Kompleks Istana Negara. Tanpa diduga, sejak pukul 09.00 WIB, sejumlah menteri-menteri baru tampak sudah hadir di Istana. Hal itu berbeda dengan para menteri berwajah lama yang mulai ramai hadir di Istana sekitar pukul 09.30 WIB.
Namun, dari para menteri baru ini, ada juga hal yang membuat pewarta gemas dan geregetan. Sebab, masih ada saja para menteri yang bungkam dan menghindari wartawan Istana ketika hendak diwawancara.
Siapa saja mereka?
1. Menghindar dari wartawan, Prabowo bawa ajudan

Menteri pertama yakni Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Kami pun tak heran apabila Prabowo berlaku seperti itu. Usai sidang kabinet, mendapatkan 'secuil' keterangannya saja butuh perjuangan besar.
Penjagaan di sekitar Prabowo juga masih terlihat ketat, seperti ketika masih menjadi calon presiden. Ajudan-ajudan Prabowo berbadan besar seperti prajurit militer tampak melindunginya dari kejaran wartawan.
"Pak, katanya sudah mau mengajukan wamen ya, Pak?" tanya wartawan kepada Prabowo saat ia keluar dari Istana dan memasuki Kompleks Istana Negara.
Prabowo tak menjawab. Ia hanya berjalan cepat ke arah mobilnya, sambil tersenyum saja sepanjang jalan. Kami tak menyerah, kami bertanya lagi kepadanya.
"Pak, katanya sudah mengajukan nama-nama untuk wamen ya?" tanya kami lagi.
Tetapi, ia tetap bungkam. Tak menjawab hal itu. Salah satu wartawan di depan Prabowo langsung bertanya lagi kepadanya.
"Pak habis ini sertijab ya?" tanya salah seorang wartawan.
Tanpa diduga, hanya pertanyaan itu yang mendapatkan reaksi dari Prabowo. Ketua Umum Partai Gerindra itu menjawab pertanyaan tersebut singkat.
"Iya," kata Prabowo. Lalu, ia pergi menaiki mobilnya, dan meninggalkan kami yang sedikit kesal karena tak mendapatkan pernyataannya.
2. Tak jawab pertanyaan terkait isu terkini, Nadiem hanya lempar senyum

Selanjutnya, ada juga Menteri Pendidikan dan Budaya (Mendikbud) Nadiem Makarim yang membuat wartawan geregetan. Usai sidang kabinet, kami, para wartawan kembali mencari sosok menteri siapa yang akan diwawancara.
Tak berapa lama, terlihat sosok menteri yang paling muda di Kabinet Indonesia Maju yakni Nadiem Makarim keluar dari Istana dan menuju ke arah Kompleks Istana Negara, di mana mobilnya berada.
Kami pun dengan sigap langsung mengejar mantan CEO Gojek itu. Nadiem berjalan cepat ke arah mobilnya, awak media langsung memberondong pertanyaan kepadanya tanpa ragu.
"Soal rektor asing gimana Mas Nadiem?" tanya wartawan pada Nadiem.
Namun, Nadiem terdiam dan tak menjawab sedikit pun. Tak menyerah, kami coba lagi isu lainnya yang ditanyakan.
"Soal zonasi gimana, Mas?" kembali kami bertanya kepadanya.
Pertanyaan kami lagi-lagi tak dijawab. Sedikit kesal dengan sikap Nadiem, salah satu wartawan pun ada yang menyindir bahwa posisinya saat ini adalah menteri yang harus memberikan penjelasan kepada publik.
"Menteri harus kasih penjelasan, Mas. Beda sama CEO lho, Mas. Kalau CEO gak apa-apa gak ngomong," celetuk salah satu wartawan pada Nadiem.
Nadiem yang mendengar hal itu, langsung sedikit tersenyum sambil menunduk dan tetap berjalan. "Ini kan baru rapat paripurna. Terima kasih permisi," ucap Nadiem singkat lalu ia berlalu pergi masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan Istana.
3. Tito Karnavian yang selalu lewat pintu samping Istana

Senada dengan Prabowo dan Nadiem, Mendagri Tito Karnavian juga menghindari pertanyaan para pewarta. Mantan Kapolri ini menjadi salah satu menteri yang jarang sekali bisa ditemui wartawan. Jangankan mendapatkan pernyataannya, melihat sosoknya melewati Kompleks Istana Negara saja bisa dihitung jari.
Teringat saat ia masih menjabat sebagai Kapolri, Tito selalu lewat pintu depan Istana atau samping, di mana tidak ada wartawan di situ. Ketika Jokowi memanggilnya pada Senin lalu, sebuah keajaiban rasanya melihat Tito berjalan masuk ke arah Istana melewati pilar, di mana para wartawan sering menunggu para menteri di situ.
Kami pun yakin saat mengetahui Tito dipilih menjadi Mendagri, dia pasti akan keluar masuk Istana dengan melewati pilar. Namun, tak berbeda ketika ia menjabat sebagai Kapolri, Tito rupanya masih enggan untuk melewati para wartawan dan tampak terus menghindar.
Saat acara pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Maju, Tito tak terlihat keluar Istana melewati pilar. Benar saja, usai sidang perdana, lagi-lagi Tito tak keluar lewat pilar. Bahkan, sosoknya sudah tak terlihat sejak ia datang ke Istana.
Hal itu tentu membuat para wartawan kecewa karena Tito yang posisinya sebagai menteri harusnya mau memberikan keterangan kepada publik tentang isu-isu terkini.