Jakarta, IDN Times - Direktur Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, Theo Hasegem mengatakan, korban meninggal atas pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Kabupaten Nduga, Papua, ada 182 orang. Berdasarkan hasil investigasi timnya, korban meninggal itu disebabkan oleh beberapa hal.
"Meninggal karena sakit, hidup lama di hutan, melahirkan dan meninggal tidak ada pertolongan medis. Ada yang meninggal karena lapar," kata Theo di kantor Amnesty Internasional Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/8).
