Narsistik atau sifat narsis bukanlah semata-mata keanehan yang menyerang millenials akibat perkembangan teknologi dan media sosial. Sifat tersebut justru termasuk dalam gangguan psikologis.
Narsistik atau Narcissistic Personality Disorder merupakan gangguan kepribadian berupa perasaan yang menganggap dirinya sendiri begitu penting, hebat, dan mengagumkan. Penderitanya akan cenderung mengejar pengakuan dari orang lain dan berfantasi dalam hal kesuksesan dan kesempurnaan. Tidak mengherankan, penderitanya juga cenderung merasa berhak akan segala sesuatu meski itu di luar wewenangnya.
Kaum hawa yang senang pamer dan menunjukkan gejala-gejala narsistik dalam kesehariannya di dunia maya dan nyata ternyata tidak selalu berhasil mendapat respons positif dari sekitarnya. Narsis tak selalu dianggap menarik, sebaliknya malah menyebalkan dan menghasilkan cibiran.
Apa alasannya? Yuk, simak!
