Untuk Priaku yang Kini Berada di Surga: Kita Tidak Pernah Putus, Hanya Terpisahkan oleh Dimensi yang Berbeda

Banyak yang mengeluhkan tentang bagaimana menahan rindu kala menjalani hubungan jarak jauh, entah itu yang berbeda kota, pulau atau bahkan negara. Tapi setidaknya mereka tetap bisa meluapkan rindunya lewat media sosial atau hanya sekedar bertanya langsung via telepon, dan lebih menyenangkan lagi saat bisa bertemu walau dalam rentan waktu yang tidak sering. Rindu yang menyesakan akan terbayar kala sadar masih berpijak di bumi yang sama dan dalam naungan langit yang sama pula.
Kisah yang kita ukir sangatlah indah. Apalagi yang paling indah di dunia ini? Selain kita bisa hidup dengan seseorang yang kita cinta, saling mencintai dengan tulus membuat hidup semakin bermakna dan berwarna. Kau sosok yang sangat sempurna untukku selama ini. Tapi bagaimana sekarang caraku untuk menepikan rindu?

Aku sangat mencintaimu, namun ternyata Tuhan lebih mencintaimu. Dia memanggilmu untuk kembali kepangkuanNya kala aku benar-benar telah memusatkan hidupku untukmu, kala aku telah menancapkan hatiku hanya padamu. Secara tiba-tiba kau pergi dari dunia ini membuatku lumpuh terkapar sedih dan hampir sekarat.
Kau tahu perasaanku kala itu? Hidupku hancur, kaki dan tangan seolah mati rasa tidak bisa digerakan untuk melakukan apapun, otakku tidak bisa berpikir, banjir air mata terus mengalir deras setiap hari, dan sebagian hatiku hilang terbawa pergi olehmu. Kala itu aku berpikir hidup ini sangat kejam, kau pergi dari dunia ini secara tiba-tiba dan hanya meninggalkanku dengan kenangan serta rindu-rindu yang menggunung.

Namun akhirnya aku menyadari setelah satu tahun berlalu, hidup ini harus terus berlanjut, hidup tidak menungguku apakah aku siap atau tidak untuk kehilanganmu. Keyakinanku, Tuhan sangat mencintaimu sehingga dia mengambilmu terlebih dulu, ku usap air mataku dan ku coba mulai menjalani hidup kembali.
Kau sekarang memang telah tiada, tapi aku tahu kamu sangat mencintaiku, begitu pula denganku. Cinta kita tetap sama walau sekarang kita berada dalam dimensi yang berbeda, dan aku tidak bisa menggapaimu.
Kala rindu menyeruak ke dalam hatiku, yang kulakukan kini memandangi fotomu, menyelipkan namamu disetiap doa-doaku. Aku kirimkan doa-doa terbaikku untuk menambah cahaya terang di tempat barumu, meski aku tahu syurga tidak pernah gelap. Keluh kesahku, rindu yang menari-nari dalam hatiku, semua kucurahkan lewat sujud-sujud malamku. Karena aku yakin dalam sujud kita berbisik pada bumi, tapi langit yang akan mendengarnya, sehingga rinduku bisa tersampaikan.

Aku ikhlas sayang, semoga kebahagiaan selalu menyertaimu. Jangan khawatirkan aku, disini akan baik-baik saja dengan cinta yang kau tinggalkan. Untuk menemukan penggantimu sekarang ini aku belum bisa melakukannya, semuanya ku serahkan pada takdir Tuhan. Namun aku akan selalu mencintaimu, kita akan terus saling menggenggam dalam hati. Tak mengapa kita tidak bisa bertemu di bumi ini, mungkin kelak kita akan melanjutkan kisah kita di kehidupan mendatang. Bersabarlah sampai saat indah itu datang.
Mau karya tulismu diterbitkan oleh IDNtmes.com? Yuk, submit artikelmu di IDNtimes Community! Cari tahu bagaimana caranya di sini.



















