Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kata Ahli, 5 Perilaku 'Terlalu' Ini Mengindikasikan Cinta Jadi Obsesi

kpopmap.com
kpopmap.com

Menurut Mark B. Borg, Jr., Ph.D, psikolog klinis dan penulis Relationship Sanity, jatuh cinta memang punya banyak risiko, sebab membiarkan orang lain untuk turut andil dalam hidup kita.

Saking cintanya, kadang tak sempat disadari bahwa cinta telah berubah menjadi sebuah obsesi. Pasalnya, hal ini ternyata dipicu dari rasa cemas berlebih ketika seseorang tak tahu persis seperti apa perasaan pasangannya.

Nah, waspadai tanda-tanda berikut yang menyatakan bahwa cinta sudah kamu jadikan obsesi.

1. Terlalu tergesa menjalin hubungan

mydramalist.com
mydramalist.com

Cinta seharusnya tumbuh berproses. Dimulai dari pertemanan, lalu semakin intens, hingga akhirnya saling berkomitmen untuk menjalin hubungan asmara. Sayangnya, obsesi justru mengabaikan tahap-tahap itu, sebab adanya ketakutan berlebihan jika ditinggalkan sosok tersebut. Padahal, cinta bahkan mungkin belum tumbuh

2. Terlalu tunduk pada keinginan pasangan

beautynesia.id
beautynesia.id

Seseorang yang terobsesi akan melakukan segala upaya agar dia dan pasangannya selalu sepaham. Tujuannya, supaya pasangannya tak mencari sosok lain. Padahal, cinta harusnya adalah hubungan timbal-balik. Namun, obsesi malah membuat seseorang terlalu rentan untuk lebih 'memberi' daripada yang pasangannya lakukan.

3. Terlalu mudah cemburu yang tak jelas

v.kpopline.com
v.kpopline.com

Obsesi juga memicu seseorang untuk kerap berpikiran negatif saat pasangan tak memberi kabar, bahkan sampai mengganggu aktifitas karena suasana hati yang jelek saat itu. Dia enggan mendengarkan penjelasan pasangan, dan langsung menuduh berselingkuh tanpa bukti yang jelas. Padahal, pasangannya pun juga butuh me-time, lho.

4. Terlalu yakin dengan pemikiran sendiri

allkpop.com
allkpop.com

Dia meyakini bahwa hal yang dilakukannya itu sudah tepat, demi kebaikan pasangan. Contohnya, melarang bermain game, mendaki gunung, hingga berkumpul dengan sahabat. Alasannya, kegiatan itu hanya akan membuat lupa waktu, pola makan buruk, atau cedera. Padahal, wujud perhatian bukanlah seposesif itu.

5. Terlalu menuntut pasangan untuk berubah

dramabeans.com
dramabeans.com

Seseorang yang terobsesi sangat menginginkan sosok sempurna untuk mendampinginya.  Dia lantas menjadi begitu resah dengan jati diri pasangan, dirasa tak kunjung berubah menjadi lebih baik. Padahal, pasangannya tentu juga punya konsep diri yang harus dihargai, lengkap dengan baik-buruknya.

jadi, itulah beberapa tanda yang menyatakan bahwa cinta sudah jadi obsesi. Nah, mari instropeksi diri yuk sebelum semuanya jadi kacau!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.