Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App

Cinta sejati sudah ditakdirkan oleh Tuhan, Dia sudah mengatur-Nya, suatu kebetulan yang sudah sangat teliti dipersiapkan terlebih dahulu. Ditakdirkan adalah istilah sekuler untuk kehendak-Nya, dan kebetulan adalah istilah sekuler untuk anugerah-Nya. Yah, untaian kata itu yang membuatmu terus berharap bahwa Tuhan sudah menyiapkan jodoh yang terbaik buatmu entah kapan dan dimana kalian bertemu nantinya

1. Tuhan sangat mengetahui apa yang menjadi kerinduanmu dan setiap pintamu kepada-Nya. Dia mendengar dan akan menjawabnya dengan cara-Nya sendiri.​

Tuhan adalah pencipta semua makhluk termasuk kamu, tak perlu merisaukan akan masa depan, dengan siapa nantinya kamu akan mengikat janji sehidup semati karena Dia yang akan memberikannya kepada mu. Jika sekarang kamu belum mendapatkan jodoh mu, itu tandanya kamu harus bersabar, tak bosan meminta kepada-Nya dan membuka diri bagi setiap kehendak-Nya.

2. Segala sesuatu sudah ada waktunya, tak perlu memikirkan pertanyaan mereka. ​

Kamu tak perlu tenggelam dalam banyak pertanyaan orang-orang di sekelilingmu yang ingin terus mengetahui kapan kau mempunyai tambatan hati yang bisa kau kenalkan kepada mereka. Mereka menggangap bahwa kau sepertinya tidak memikirkan hal itu, namun mereka tidak mengetahui dirimu bahwa sekarang kamu berusaha dan berjuang untuk menjadi pribadi yang pantas untuk jodoh terbaik kelak.

Di setiap harapan dan doamu, kau ingin segera dipertemukan dengan jodohmu. Kau dengan sabar menunggu Sang Pemberi yang memberikannya padamu pada waktu yang tepat karena kau percaya bahwa segala sesuatu ada waktunya dan saat itu pasti akan datang.

3. Karena bagimu menjalani sebuah hubungan adalah bukan perkara yang main-main, melainkan suatu tahap awal untuk menuju pernikahan.

Kau tak menginginkan suatu hubungan yang hanya bertahan dalam beberapa waktu lamanya, atau hanya disebut sebagai cinta monyet. Kau ingin hubungan yang dewasa dimana kalian nantinya akan saling mendukung, merencanakan masa depan seperti apa nantinya yang akan kalian bangun bersama dan melakukan hal-hal bersama yang tidak bisa kalian lakukan dengan sendiri. Dan akhirnya kalian mantap satu dengan lain untuk membawa hubungan kalian pada suatu hubungan yang memiliki ikatan suci yang disebut pernikahan.

 


Tulisan ini adalah kiriman dari IDN Community. Kalau kamu ingin mengirimkan artikelmu, kirimkan ke community@idntimes.com

Editorial Team