Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
pixabay/StarStockPhotos
pixabay/StarStockPhotos

Sering kita temukan, beberapa pria masih menyendiri padahal umurnya sudah cukup untuk menggandeng pasangan. Tidak jarang, di antara mereka sudah memiliki karier yang cemerlang sekaligus visual yang menarik. 

Mengapa ada sebagian pria berumur tidak tertarik untuk mencari pendamping hidup padahal syarat-syarat sudah terpenuhi?

Pria dengan segala harga dirinya juga ingin mendapatkan pasangan terbaik, sekali seumur hidup. Itu sebabnya, mereka sangat selektif seiring kematangan yang dialaminya. Baik dari segi umur maupun pengalaman. 

Nah, apa saja alasan lainnya? Yuk, simak ulasan berikut!

1. Selektif karena prinsip hidup

pixabay/EliasSch

Terus menyendiri karena prinsip biasanya berlaku pada beragam latar belakang. Ada pria yang masih mengejar target karier, ada pula dikarenakan itu menjadi syarat untuk mengikuti program kepemudaan seperti pertukaran pemuda antarnegara atau SM3-T. 

Tidak ada salahnya jika memang memilih fokus di sana. Asalkan, kamu benar-benar  mengembangkan dirimu secara total agar setelah dari sana, banyak pengalaman yang menunjang kepentingan di masa depan. 

2. Selektif hingga bertemu dengan pasangan yang sesuai dengan selera

pixabay/FreePhotos

Ada pula pria yang menjomblo dengan alasan belum bertemu pasangan yang cocok. Bisa jadi memang demikianlah adanya. Jika begitu, pria ini punya pandangan yang dalam mengenai kesesuaian karakter.

Jika tipikalnya tegas, lugas dan tidak suka berbasa basi, maka dia membutuhkan pasangan dengan karakter yang berbanding terbalik. Begitu juga sebaliknya. 

Tentu saja ini bukanlah masalah besar. Asalkan, pria itu membuang waktunya demi perkara remeh atau hobi bermain-main. 

3. Selektif karena ingin menutupi kelemahan diri

pixabay/pexels

Di balik pria yang tampak sempurna, ada saja kelemahan yang dia miliki. Ini juga merupakan hal yang wajar. Sebab, setiap manusia memang memiliki dua sisi yang membantunya dalam proses mematangkan diri. Setiap kelemahan adalah cara kita berjuang meraih kelebihan. 

Kelemahan diri bisa berhubungan dengan kemapanan, problem keluarga, masalah kepribadian ataupun masih takut berkomitmen. 

4. Selektif demi gengsi atau harga diri

pixabay/StartupStockPhotos

Pria adalah makhluk dengan harga diri sekaligus ego tinggi. Bahkan, hal itu bisa memengaruhi keberuntungannya dalam asmara.

Ada pria yang rela menjomblo ketimbang bersama perempuan yang lebih kaya, pintar ataupun berwatak keras. Intinya, mereka tidak mau dilangkahi atau terkesan lebih lemah dari pada kaum hawa. 

5. Selektif karena traumatik

pixabay/Tumisu

Tidak hanya itu, alasan traumatik pun kerapkali menjadi landasan seorang pria sulit mendapatkan pasangan. Traumatik itu bisa berhubungan dengan sejarah patah hati atau korban broken home

Jika sudah menyangkut psikologi, kamu perlu terapi diri bersama psikolog atau self healing. Tujuannya adalah agar kamu menemukan kembali rasa percaya diri dan mampu membuka diri untuk perempuan yang layak. 

Nah itulah alasan di balik sikap pria yang begitu selektif soal pasangan hidup. Pria juga manusia biasa yang butuh waktu demi menumbuhkan rasa percaya dirinya. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team